Penting anak-anak Tuhan Ketahui

MENGAPA GERAKAN SEKSUALITAS ALKITABIAH PENTING?

1. DOSA SEKS/ Dosa percabulan yang dipaparkan Alkitab adalah DOSA yang menjadi PERHATIAN SERIUS oleh Allah/DOSA SEX berbeda dg jenis dosa yang lain.

Dalam 1 Korintus 6:18 dipaparkan bahwa :” Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri .” Memberikan pengertian bahwa segala bentuk dosa (mencuri, membunuh, merampok, berbohong, mencari muka, Korupsi, dll) yang dilakukan manusia atau seseorang selain dosa seks/percabulan adalah tindakan yang biasanya terpaksa dilakukan karena desakan-desakan/tekanan-tekanan dari kebutuhan hidup manusia atau orang lain di lingkungan sekitarnya.
Sebagai contoh, ketika seorang perampok tertangkap dalam melakukan kejahatannya, biasanya alasan dia melakukannya karena telah di-PHK oleh perusahaan dan sudah beberapa bulan ini menganggur dan tidak ada penghasilan yang diperoleh. Ditambah lagi dengan kebutuhan keluarganya (istri dan anak) yang juga membutuhkan biaya untuk dicukupi. Akhirnya dia terpaksa ikut melakukan perampokan. Misalnya dia ada pekerjaan dan mendapatkan gaji dalam pekerjaannya maka untuk melakukan tindakan kriminal dengan merampok tidak akan terpaksa dilakukannya.


Prinsip yang sama juga berlaku dengan dosa mencuri, membunuh, dsb. Tetapi dosa seks/percabulan tidaklah demikian, sebab dorongan melakukan tindakan seksualitas yang tidak berkenan bukan karena dorongan/tekanan/tawaran dari luar dirinya. Tetapi justru karena keinginan berasal dari dalam diri sendiri dari seseorang. Karena Seks adalah kebutuhan DASAR manusia. Dan jika ada tawaran/godaan seks dari luar jika tidak kuat iman/menahan nafsu, maka justru mempercepat terjadinya Dosa seks/percabulan, ibarat percabulan terjadi seperti ANAK PANAH yang telah dilepaskan dari BUSUR-nya. Artinya anak panah yang telah dilepaskan tidak akan bisa untuk kembali atau berhenti di tengah jalan dan anak panah tersebut akan melesat dengan cepat kepada sasaran dan tak akan terhentikan.

Inilah ciri dari dosa Percabulan. Dalam Galatia 5:19 : ” Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,….”. Memberikan pengertian bahwa perbuatan daging/dosa yang paling pertama disebut dan dipaparkan adalah DOSA PERCABULAN/SEKS. Dan ini bukan kebetulan, tetapi jelas DOSA SEKS/PERCABULAN berbeda dengan dosa yang lain yang dilakukan manusia. Dosa percabulan menjadi PERHATIAN SERIUS oleh Kristus. Dan ini sesuai dengan DEFINISI dari kekuatan SEKS/CINTA (nafsu birahi) dalam Kidung Agung Salomo 8:6 : ” ….., karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!” Betapa kuat dan dahsyat dorongan seksualitas manusia itu !!
Inilah Perbedaan DOSA SEX dg dosa2 yang lain.

2. Kesalahan dalam PRINSIP/PENGERTIAN dan GAYA HIDUP/PERBUATAN HIDUP Seksualitas akan membawa nasib/pilihan hidup orang Kristen ke dalam NERAKA.

Dalam Amsal 7:1-5

(1 Hai anakku, berpeganglah pada perkataanku, dan simpanlah perintahku dalam hatimu. 2 Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu. 3 Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu. 4 Katakanlah kepada hikmat: “Engkaulah saudaraku” dan sebutkanlah pengertian itu sanakmu, 5 supaya engkau dilindunginya terhadap perempuan jalang, terhadap perempuan asing, yang licin perkataannya.).

Disini dijelaskan bahwa hikmat dan pengertian dalam ajaran dan pengajaran tentang SEKSUALITAS yang benar/Seksualitas Alkitabiah sangat penting, supaya kita dilindungi dari tawaran dan pengajaran serta pengaruh dari Seksualitas Duniawi ( penuh dengan Percabulan);

Amsal 7:25-27 : ” 25 Janganlah hatimu membelok ke jalan-jalan perempuan itu, dan janganlah menyesatkan dirimu di jalan-jalannya. 26 Karena banyaklah orang yang gugur ditewaskannya, sangat besarlah jumlah orang yang dibunuhnya. 27 Rumahnya adalah jalan ke dunia orang mati, yang menurun ke ruangan-ruangan maut.”

Dari Prinsip/Pengertian yang keliru tentang Seksualitas maka akan berdampak kepada tindakan/GAYA HIDUP Seksualitas yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Dan jelas dan secara terang akibat dari perbuatan/tindakan/gaya hidup seksualitas yang salah akan membawa orang tersebut ke dalam NERAKA . Kita harus berhati-hati, baik kita sebagai Hamba Tuhan, Konselor Kristen dan Orangtua dalam pengajaran tentang Seksualitas di dalam Kekristenan, jika keliru mengajar tentang Seks yang bukan Seks Alkitabiah maka baik guru dan murid akan bersama-sama dihadapkan kepada pengadilan Allah dan jangan sampai, ORANG BUTA MENUNTUN ORANG BUTA-KEDUA-DUANYA AKHIRNYA MASUK KE DALAM JURANG!!!

3. Pengajaran Seksualitas di dalam Kekristenan Dewasa ini telah banyak tersusupi/terinfiltrasi paham/filsafat Seks Duniawi.

Tanpa sadar atau mungkin hanya kepentingan PRAGMATIS saja dalam masalah konseling yang berhubungan dengan masalah seksualitas dalam kehidupan orang Kristen baik mulai dari anak-anak, remaja-pemuda, mereka yang akan memasuki pernikahan dan pasangan suami-istri dan bahkan juga dalam buku-buku ROHANI Kristen yang telah ada, mengadopsi hasil-hasil penelitian tentang Seks dari kaum BEHAVIORISME, dimana manusia dijadikan kelinci percobaan tanpa mempedulikan batasan etika dan iman dalam melakukan penelitian tentang Seksualitas Manusia. Ini adalah sumber-sumber tentang Seksualitas yang tidak kudus dan tidak berkenan dihadapan Bapa di Sorga. Bahkan dalam beberapa penanganan tentang masalah seksualitas pasangan suami-istri Kristen, buku-buku Rohani dan Hamba TUHAN pakar dalam masalah keluarga/fokus pada permasalah suami-istri, MENGIJINKAN untuk yang bermasalah dalam kasus tertentu untuk bisa dan bahkan menyarankan menonton VCD PORNO/VIDEO PHONE PORNO atau gambar-gambar PORNO. Dalam pergaulan muda-mudi Kristen juga sudah banyak pengajaran Seks yang tidak Alkitabiah. sehingga membawa kehidupan anak muda Kristen dalam kehidupan seksualitas tidak ada bedanya dengan gaya hidup anak muda kebanyakan yang mengagung-angungkan SEKS tanpa batasan moral/ tanggung jawab moral kepada Allah. Istilah PACARAN sebenarnya tidak layak untuk diadopsi menjadi salah satu tahap dalam pergaulan muda-mudi Kristen. Apalagi dalam beberapa buku rohani Kristen menyebut “Batas-batas PACARAN”, “PACARAN yang sehat”, dll.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s