Menaruh Kepercayaan Sepenuhnya

“Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.”
Ayub 42:2

kepercayaan

Kita mungkin seringkali mendengar banyak kidung pujian yang berkata “Yesus sanggup…”, “Allah sanggup, melakukan segala perkara..”, dan masih banyak lagi. Namun satu hal yang menjadi pertanyaan bahwa, apakah kita BENAR-BENAR PERCAYA bahwa Tuhan Yesus pasti sanggup melakukan segala sesuatu?

Sanggup memberi kita jalan keluar, sanggup mengadakan mujizat bagi kita, sanggup memberi masa depan yang cerah bagi kita, dan seterusnya.

Ayat diatas lahir dari sebuah pengalaman Iman dari seorang Ayub di tengah prahara luar biasa yang menimpanya.
Kata-kata yang mengandung arti kepercayaan sepenuhnya keluar dari mulut Ayub sebagai hasil dari ketulusan hatinya untuk mengatakan bahwa Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu.

Kepercayaan sepenuhnya hanya dapat dimiliki oleh orang-orang yang Mengenal akan DIA.

Mari sejenak kita renungkan ayat ini.

“Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.”

1. Ungkapan hati Ayub ini bahwa Allah sanggup melakukan segala sesuatu dimulai dari KEPERCAYAAN IMAN yang ia miliki, bahwa Ayub TAHU akan Allahnya.

Tentunya untuk dapat menaruh kepercayaan kepada seseorang, hal pertama yang harus dimiliki adalah PENGENALAN.

Saya teringat kutipan seorang Pendeta Jerman, Pdt. Olle Hallesby, bahwa jangan dulu berpikir untuk memiliki iman yang besar, tetapi mengenal Allah semakin baik dari hari ke hari saja, itu cukup.
Semakin kita mengenal seseorang, semakin besar kesempatan untuk kita mempercayainya (apalagi Tuhan).

Jadi, sangat luar biasa ungkapan dari Ayub yang ia mulai dengan kepercayaannya kepada Tuhan, karena ia mengenal siapa Tuhannya.

2. Ayub berkata bahwa Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu, dan hal ini benar. Dalam hal ini, dia bisa berkata demikian karena dia bukan hanya memiliki pengenalan akan Allah, tetapi ia juga MENGETAHUI bahwa betapa Dahsyat & Agungnya segala karya Tuhan itu.

Dia bukan hanya memiliki pengenalan pribadi dengan Tuhan, tetapi ia juga mengetahui betapa Besar & Ajaibnya Berkat Tuhan dalam kehidupannya.

3. Ayub berkata pula bahwa tidak ada rencana Tuhan yang gagal. Pasti dengan iman kita dapat berkata Amin.

Ungkapan Ayub ini bukan hanya karena ia Mengenal Pribadi Tuhan & Mengetahui besarnya karyaNya, tetapi juga karena ia MENGALAMI akan besarnya & indahnya hidup dalam Rencana Tuhan.

Kunci keberhasilan Ayub dalam ketaatannya ketika tengah dalam ujian terberat kehidupannya adalah MENARUH KEPERCAYAAN SEPENUHNYA kepada TUHAN.

Saya tidak tahu bagaimana Roh Kudus akan membawa pengertian kepada Saudara ketika membaca artikel ini, tetapi satu hal yang saya percaya bahwa Tuhan begitu rindu kita MEMPERCAYAI IA SEPENUHNYA.

Mari kita semakin hari semakin rindu mengenal kebenaranNya & PribadiNya.

Tuhan Yesus Kristus Menyertai kita sepanjang masa

sumber gambar : siduta.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s