Iman sebesar biji sesawi

Shalom… Kita pasti sering mendengar tentang perumpamaan biji sesawi. Akhir-akhir ini saya penasaran dengan bentuk biji sesawi, menurut beberapa teman-teman yang sudah pernah pergi ke israel dan melihat langsung rupa dari biji sesawi itu, bentuknya tidak begitu besar, hampir seperti debu hanya sedikit lebih besar.

gambar: imageshack.us

kira-kira seperti itulah rupa biji sesawi, dalam alkitab ada beberapa ayat yang menyebut tentang biji ini. (Mat 17:20, Luk 17:6) Tapi taukah youthers kenapa Tuhan mengibarat iman hanya sekecil itu? kenapa Tuhan tidak mengibaratkan Iman sebesar dan sekokoh batu karang? 

Matius 13 : 32 “Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya”

Iman sebesar biji sesawi sebenarnya berbicara tentang iman yang bisa bertumbuh dari hari ke hari, karena itu Tuhan tidak mengibaratkannya seperti batu karang yang besar dan kokoh. Karena batu karang tetap diam dan tidak bertumbuh, ukurannya akan tetap seperti itu selamanya.  Tuhan mau iman kita terus bertambah besar setiap hari sehingga ‘Burung-burung diudara’ datang bersarang. Maksud ‘burung-burung diudara’ adalah orang-orang disekitar kita, mereka akan merasa teduh berada didekat kita karena kasih Tuhan yang mengalir dalam hidup kita bisa mereka rasakan pula.

Faith takes God without any ‘ifs’ – D.L Moody

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s