Kura-Kura Di Atas Pagar

Di dalam buku Perjalanan Sukses, John Maxwell menyampaikan terima kasih dan penghargaannya kepada orang-orang yang sangat berpengaruh mengangkat hidupnya menjadi pemimpin dari para pemimpin di kelas internasional. Orang-orang yang berpengaruh itu adalah Margaret Maxwell, Dick Peterson, Dave Sutherland, Dan Reiland, Stan Toler, dan Linda Egger.

 

Penghargaan ini diberikan karena pemimpin sekaliber John Maxwell menyadari bahwa tanpa campur tangan orang-orang berkualitas di sekitarnya, dia tidak akan bisa mencapai pengaruh kepemimpinan yang sangat luas. Prinsip ini sangat alkitabiah, Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasihat banyak. (Ams 15:22) Kita tidak perlu sombong atau berbangga diri ketika telah sampai pada suatu tingkat kesuksesan. Entah itu sukses dalam bidang pendidikan, peningkatan karir, atau kemajuan bisnis. Ingatlah bahwa selain karena faktor keuletan, kecerdikan, dan kerja keras, kita tidak akan berhasil tanpa pertolongan Tuhan serta dukungan orang-orang di sekitar kita. Entah itu istri/suami atau orang tua yang selalu menyemangati dan mendoakan kita; entah itu bawahan yang siap sedia membantu kita; atau rekan sekerja yang setia mendampingi kita. Ingatlah bahwa kita tidak akan berada di posisi atas tanpa pertolongan mereka.

Salomo menjadi raja yang berhasil bekerja sama dengan berbagai kerajaan, mendirikan Bait Suci dan istana yang megah, itu semua tak lepas dari karya Daud yang sudah menyiapkan cetak biru dan sebagian besar bahan-bahan bangunan. Kemudian dengan bantuan banyak orang maka berdirilah Bait Suci yang megah itu. Salomo menyadari bahwa ia sukses karena didukung oleh ayah, para penasihat, orang-orang yang mengasihinya, terutama karena ia diberkati oleh Tuhan Israel yang disembahnya.

Setiap orang membutuhkan nasihat, inspirasi, atau pengingat di dalam mencapai apa yang ditargetkan, terutama jika target itu mempunyai cakupan yang luas. Lukisan seekor kura-kura yang ada di atas pagar yang cukup tinggi menjadi pengingat bagi Alex Haley untuk tidak berbangga diri atas keberhasilan yang sudah dicapainya. Dalam keberhasilan yang sudah dicapainya, Alex memang layak untuk berbangga diri, namun ketika kebanggaan itu mulai meninggi maka Alex akan memandang lukisan di dinding kantornya, yang seolah berkata, Jika Anda melihat seekor kura-kura di atas pagar, Anda akan tahu bahwa ia dapat naik ke sana karena mendapat pertolongan dari seseorang.

Seberapa besar kesuksesan yang telah kita raih saat ini? Lebih besarkah dari kejayaan dan kesuksesan Salomo? Jika Salomo yang sangat kaya, bijak dan sukses tidak sombong atau bermegah diri atas apa yang dimilikinya, mengapa kita harus sombong? Ketika sudah sukses, ingatlah Tuhan dan jasa-jasa orang lain yang sudah membuat kita sampai di atas pagar.

 

* sumber http://www.mannasorgawi.net/artikeld.php?kid=2&id=7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s