Belajar Sabar

Sabar adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh setiap orang Kristen atau pengikut Yesus Kristus. Namun untuk memiliki karakter sabar, seseorang haruslah menyadari bahwa hal itu tidak mudah namun anda sendirilah yang harus berjuang untuk mendapatkannya.

Salah satu syarat seseorang yang sabar, dia itu adalah rendah hati. Susah bila seseorang itu tinggi hati untuk bersabar, ditolak sedikit apa yang diingini pasti akan langsung marah.

“Belajarlah daripadaKu (Yesus Kristus) karena Aku ini lemah lembut dan rendah hati.”
Seperti yang telah Tuhan Yesus Kristus sendiri katakan, bahwa kita, muridNya harus dengan sadar belajar untuk rendah hati dan lemah lembut seperti Dia.

Ada beda antara seseorang yang sabar karena buah Roh Kudus dan seseorang yang sabar karena sifat. Apa itu? Seseorang yang sabar dapat dilihat disaat ia mendapatkan tekanan, penolakan dan ejekan. Seseorang yang sabar karena buah Roh, maka di dalam hatinya tidak ada api yang membara, tidak ada kepahitan, tidak ada kepalsuan atas kesabarannya itu, melainkan akan ada pengertian dibalik tindakannya.

Diam saat diejek, diam saat ditolak, diam saat dihina, mungkin itu sikap orang sabar. Namun kedalam hatinya siapa yang tau? Bila ada sakit hati atau kepahitan, maka sikap sabar tersebut bukanlah buah Roh Kudus. Ajakan Roh Kudus tidak akan membuat anda sakit hati atau kepahitan.

Bila saat itu terjadi dalam diri anda… mintalah pengertian apa yang harus anda lakukan, bertanyalah pada Roh Kudus saat itu, saat hal itu terjadi tanpa menunggu harus masuk kamar dan berdoa, seringlah berbicara dengan Roh Kudus saat anda melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk saat anda mendapatkan panah api dari si jahat ini.

Pengertian dari Roh Kudus inilah yang akan membuat anda menjadi orang yang akhirnya memilih untuk diam, tidak merespon hal negatif yang menimpa anda. Pengertian-pengertian dari Roh Kudus inilah yang akan membuat anda malah mendoakan orang-orang  yang saat itu sedang menghujamkan kemarahan, emosi dan panah apinya.

Langkah-langkah kecil untuk belajar rendah hati:
1. Doa pagi dan baca firman. Syarat yang satu ini adalah wajib. Jiwa anda tidak akan dapat berperang tanpa memiliki firman sebagai pegangan, firman sebagai roti hidup, firman sebagai pelita bagi jalan kita.

Kata St.Theresia Lisieux, Doa itu seperti seorang ratu yang dapat dengan leluasa pergi menghadap Sang Raja untuk meminta sesuatu.

2. Ajak Roh Kudus dalam kegiatan sehari-hari. Ini juga wajib dilakukan, kenapa? Dengan ajakan dalam setiap kegiatan maka kita makin menyadari bahwa kita tidak dapat hidup tanpaNya, kita selalu butuh bimbinganNya.

Saat bangun tidur, anda bisa ucapkan “Selamat pagi Roh Kudus….dsb”
Saat mau berangkat kerja, anda bisa ucapkan, “Ayo Roh Kudus kita berangkat…dsb”
Saat kerja, anda bisa sesekali berkata “Roh Kudus terangi aku… dsb”

3. Latih diri anda dengan puasa/pantang. Bila anda belum bisa puasa karena tidak tahan lapar, lakukan pantang dahulu. Pantang adalah tidak melakukan apa yang anda sukai, misal anda suka sekali jajan kue basah, maka dalam 1 hari atau 3 hari ini anda tidak beli kue basah.
Bila anda penggemar nonton TV, lakukan pantang juga.
Inti dari puasa dan pantang adalah anda melakukan ini untuk memberikan korban, menunjukkan niat dan tekad anda kepada Tuhan.

Jujur saja, pada saat pantang dan puasa ini memang kesabaran dan penyangkalan diri sangat dibutuhkan, namun urapan Roh Kudus yang mengalirpun lebih besar daripada tidak dilakukan.

Saat puasa/pantang, lakukan lebih banyak doa, meski badan letih, ingin lebih banyak tidur, tapi lakukan lebih banyak doa.

4. Apa yang anda bayar ini murah. Katakan pada jiwa anda, bila jiwa mulai tertekan, mulai gelisah, ingin marah… katakan “Jiwaku… yang kamu bayar ini murah”
Kenapa?
Jiwa perlu anda tuntun, dengan perkataan anda akan menguatkan jiwa anda. Lakukan hal ini seperti yang dilakukan pemazmur (baca kitab Mazmur)

Katakan dengan mulut yang bersuara, tidak usah keras, cukup di dengar oleh telinga anda sendiri. Ini kesalahan banyak orang, mereka hanya memperkatakan dalam hati tidak di mulut. Ada beda besar antara perkataan dalam hati dan diucapkan di mulut.

Umur manusia umumnya 70th, bila diberi bonus sampai 120th sedangkan nanti di surga, anda bisa hidup lebih dari 1000 tahun kan? bahkan selamanya.
Apa yang anda bayar sekarang itu murah !

Ingatlah hai jiwaku apa yang kamu bayar sekarang itu murah, ingatlah hai jiwaku bahwa kamu hanyalah hamba dari Tuhan Yesus Kristus saja, Amin.

 

sumber: http://belajarmengasihi.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s