Raja Dalam Kehidupan Kita

Apakah Anda menjalani kehidupan dalam perhentian-Nya? Jika Anda ingin berkuasa sebagai seorang raja dalam hidup, maka sangat penting untuk membuang rasa bersalah dan penghukuman.

Bagi mereka yang mengenal gaya penulisan saya, saya suka menutup tulisan saya dengan tulisan seperti, “sekarang berkuasalah dalam hidup seperti seorang Raja pada minggu ini.” Saya melakukan ini karena merupakan keinginan Allah agar Anda berkuasa dalam hidup sebagai seorang Raja dan saya suka terus menerus mengingatkan Anda, pembaca, tentang hal ini! (Roma 5:17) Alkitab versi Amplified menggunakan kata “Raja,” akan tetapi kata “berkuasa” mengimplikasikan Raja. Dalam Roma 5:17 & 21 kata berkuasa dalam bahasa Yunani adalah basileuo, yang berarti memerintah sebagai Raja, berkuasa.

Saat pikiran kita tertuju pada realita penebusan kita, dan kita mengerti bahwa penebusan kita itu lengkap dan sempurna, segala sesuatu yang terhilang dari kita telah dipulihkan di atas salib (termasuk ketidakbersalahan kita), maka kita dapat berkuasa di dalam hidup. Kita duduk bersama Yesus di Sorga. Kapan? Saat ini.

Kuasa Allah

Mengetahui hal ini (dan itu semua oleh karena kasih karunia-Nya), bagaimana mungkin Anda tidak berkuasa dalam hidup? Dan usaha atau pekerjaan Anda tidak diberkati? Saya percaya bahwa kebanyakan orang Kristen hidup dibawah standar dari apa yang telah dibayarkan di atas salib. Mengapa demikian? Sederhananya, agama telah memperkenalkan sebuah bentuk kesalehan yang menyangkali kuasa Allah (2 Timotius 3:5). Roma 1:17 mengatakan bahwa injil Kristus (karya yang telah selesai) adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan….Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah! Pewahyuan tentang kebenaran Allah di dalam hidup Anda adalah kekuatan Allah, yang membuat Anda BERKUASA di dalam hidup!

agama telah memperkenalkan sebuah bentuk kesalehan yang menyangkali kuasa Allah

Ditegakkan dalam identitas yang baru ini, kebenaran-Nya merupakan hal yang vital dalam pemahaman tentang siapa Anda yang sesungguhnya dan apa yang telah diberikan pada Anda melalui penebusan! (Yesaya 54:13) Ini merupakan sesuatu yang tidak Anda coba untuk raih. Kita telah dinyatakan “tidak berdosa” oleh kasih karunia-Nya!

Saya tahu hal ini kedengarannya sederhana dan ini memang sederhana serta sangat penting bagi berkuasanya Anda. Pengampunan akan dosa merupakan inti dari karya yang telah selesai; memahami realita penebusan yang memang sederhana namun penuh kuasa ini merupakan hal yang penting bagi orang Kristen agar berkuasa di dalam hidup. Roma 5:18 (Terjemahan Mirror): “Kesimpulannya jelas; membutuhkan hanya satu pelanggaran untuk menghukum seluruh umat manusia; satu tindakan kebenaran menyatakan umat manusia yang sama menjadi tidak berdosa.”

Kontroversi disekeliling pengampunan sangat luar biasa. Anda tahu banyak orang Kristen yang percaya bahwa semua dosa harus diakui sebelum seseorang dapat diampuni. Kontroversi ini dimulai berdasarkan pada satu ayat dalam Kitab Suci yaitu 1 Yohanes 1:9. Masuk akal bila musuh ingin agar orang Kristen selalu mempertanyakan pengampunan mereka, karena dengan demikian mereka akan hidup dalam rasa bersalah dan ketakutan terus-menerus berpikir mungkin mereka lupa mengaku dosa dan kini persekutuan dengan Allah telah rusak. Kemudian mereka akan takut terus-menerus bahwa mungkin mereka telah menyimpang dari kehendak Allah. Ini akan menghambat mereka memerintah dalam kehidupan, saya jamin itu.

Kebenaran pribadi

Ini adalah bentuk kesalehan yang saya bicarakan – mereka terlihat alim dan saleh, namun tidak memiliki kuasa. Itu disebut usaha pribadi atau kebenaran pribadi. Orang Farisi memperaktekkan kebenaran pribadi. Dapatkah Anda temukan satu catatan mengenai mukjizat yang dilakukan seorang Farisi? Mereka mencoba untuk menjadi sesuatu yang telah dilakukan kasih karunia melalui usaha pribadi mereka.

Mereka mencoba untuk menjadi sesuatu yang telah dilakukan kasih karunia melalui usaha pribadi mereka.

Itulah mengapa Yesus berkata bahwa kebenaran kita haruslah lebih besar dari kebenaran orang-orang Farisi’ (Matius 5:20). Kebenaran orang-orang Farisi merupakan usaha pribadi, kebenaran berdasarkan kerja, mencoba untuk “melakukan” agar menjadi apa yang telah Allah perbuat atas kita. Kebenaran kita di dalam Kristus adalah pemberian cuma-cuma oleh kasih karunia-Nya – Anda sudah seperti itu. Anda tidak perlu melakukan apapun untuk menjadi seperti itu.

Apakah Anda hidup dibawah dakwaan? Hasil dari dakwaan adalah rasa bersalah. Apakah Anda merasa bersalah akan sesuatu? Ya, saya katakana sesuatu! Bila Anda merasa bersalah akan sesuatu, maka disitulah “ketidakistirahatan” Anda, dari sanalah akan datang kekhawatiran. Bila demikian, maka periksalah apa yang Anda percayai, karena seseorang yang dijadikan tidak berdosa melalui salib tidak bersalah.

Bila Anda merasa bersalah akan sesuatu, maka disitulah “ketidakistirahatan” Anda, dari sanalah akan datang kekhawatiran.

Rasa bersalah dan penghukuman menghasilkan kekhawatiran, kecemasan dan rasa takut, dan hal ini menghambat Firman dan membuatnya tidak berbuah. Solusinya adalah mendengar Injil Kasih Karunia, percayai itu, pegang, dan menghasilkan buah (Mark 4:19-20). Martyn Lloyd Jones berkata tentang Roma 8:1 mengenai tidak ada penghukuman, dalam bahasa Yunani berarti, “mustahil sama sekali.” Penghukuman adalah hal yang yang mustahil di dalam Kristus! Yesus mengambil SEMUA penghukuman Anda ke atas tubuh-Nya di salib, karena itu mustahil bagi Anda untuk dihukum lagi.

Rasa bersalah dan pendakwaan saling berkaitan. Begitu Anda terdakwa, maka Anda merasa bersalah, dan dakwaan itu datang sebagai hasil dari hokum Taurat. Dalam 2 Korintus 3:7&9 hukum Taurat diistilahkan sebagai “pelayanan yang membawa kematian” dan “pelayanan yang membawa penghukuman.” Tujuan utama dari rasa bersalah dan pendakwaan di dalam hidup Anda adalah menghasilkan kematian. Sadarlah akan realita penebusan Anda.

Kolose 1:12-14 “dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.” Dan Kolose 2:13 “Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita.

Masuk Dalam Perhentian-Nya

Jika Ia telah mengampuni Anda dari segala pelanggaran (dan Ia telah melakukannya), maka Anda TIDAK bersalah. Anda tidak bersalah, puji Tuhan! Anda akan masuk ke dalam perhentian-Nya berdasarkan pada kepercayaan bahwa diri Anda tidak bersalah. Anda akan menemukan ketidaktenangan bila Anda percaya diri Anda bersalah. Ini adalah kebenaran Anda yang sedang dinyatakan, yang merupakan kekuatan Allah! Apa yang dikatakan Allah tentang diri Anda jauh lebih penting disbanding apa yang Anda pikirkan tentang diri Anda sendiri.

Anda akan masuk ke dalam perhentian-Nya berdasarkan pada kepercayaan bahwa diri Anda tidak bersalah.

Ketidakpercayaan sebenarnya adalah mempercayai dusta tentang diri Anda. Allah telah menyatakan siapa diri Anda, seperti apa identitas baru Anda di dalam Kristus dan itulah yang penting. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah (Kolose 3:3). Israel mempercayai dusta tentang diri mereka sendiri (Bilangan 13:33) dan hasilnya mereka tidak dapat masuk ke Tanah Perjanjian (perhentian). Kolose 2:9&10 Terjemahan Mirror: “Kristus menyatakan bahwa tidak ada tempat di alam semesta yang lebih diinginkan Allah; kepenuhan dari keilahian secara fisik berada di dalam Dia! Yesus membuktikan bahwa kehidupan manusia itu dirancang bagi Allah. Yesus mencerminkan kepenuhan kita dan menyokong identitas kita yang sejati. Dia adalah “Aku” di dalam kita.”

Pekerjaan Allah

Yohanes 6:28 & 29 “Lalu kata mereka kepada-Nya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?” Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.”

Orang selalu mencari sesuatu untuk dilakukan, sedangkanYesus berkata agar percaya. Percaya apa? Percaya kepada Dia yang telah Diutus Allah – Yesus dan karya salib yang telah selesai. Apakah Anda percaya hal itu benar-benar telah selesai? Atau Anda percaya bahwa masih ada sesuatu yang bisa Anda bantu untuk menyelesaikannya? Banyak orang Kristen percaya bahwa masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan untuk menyempurnakan kebenran mereka, atau pengampunan mereka, juga berbagai hal lainnya. Tidak ada yang perlu Anda lakukan kecuali percaya; semua itu menjadi milik Anda oleh kasih karunia-Nya.

Seluruh isi Alkitab adalah tentang YESUS dan segala tentang Yesus adalah tentang diri ANDA! Luar biasa Allah yang kita layani! Ibrani 10:7, 9-10: “7 Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku….” 9 Dan kemudian kata-Nya: “Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.” Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua. 10 Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.”
Lukas 24:27: “Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam SELURUH Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.”

Kasih Tanpa Syarat

Seluruh isi Alkitab adalah tentang Juru Selamat kita yang indah dan karya yang telah Ia selesaikan; Demonstrasi kasih-Nya yang luar biasa! Dalam Kitab Perjanjian Lama kita melihat lambang-lambang dan bayangan-bayangan dari hal-hal yang akan datang melalui Kristus di atas salib, dan dalam Perjanjian Baru, karya yang diselesaikan-Nya. Ibrani 10 menyatakan bahwa rencana penebusan telah diselesaikan melalui pengorbanan Yesus di atas salib dan bahwa Ia telah membuang yang pertama (hukum Taurat, yang merupakan usaha-kebenaran) untuk menegakkan yang kedua (anugerah kebenaran melalui iman,  bukan usaha.) Sahabat, ini adalah kasih-Nya yang tanpa syarat dan anugerah yang bukan karena kelayakan kita.

Pikirkan betapa besar Anda dikasihi! Kita harus menyadari bahwa Yesus selalu menjadi solusi dan bukan penyebab masalah bagi kita.
Alkitab berisi tentang YESUS dan YESUS adalah segala sesuatu tentang Anda!

Alkitab berisi tentang YESUS dan YESUS adalah segala sesuatu tentang Anda!

Ya, tentang Anda! Bukankah itu luar biasa! Segala yang dilakukan Yesus di atas salib adalah untuk Anda. Yang Ia butuhkan adalah kita percaya bahwa Dia telah melakukannya untuk kita di atas salib. Akan tetapi sering kali kita masih ingin untuk kembali mencoba meraih atau berusaha mendapatkan kebenaran kita dari Dia. Surat Galatia mengatakan kepada kita bahwa bila Anda berusaha untuk layak menerimanya, Anda jatuh dari kasih karunia – karena dengan demikian hal itu bukan lagi anugerah yang semestinya tidak diberikan.

Lukas 24:25 menggambarkan dakwaan utama dari gereja – lamban hati untuk percaya. Kadang kita begitu lamban untuk percaya segala sesuatu yang telah dilakukan Yesus bagi kita di Kalvari dan bagaimana sempurnanya kita telah ditebus. Percayalah dan terimalah kelimpahan kasih karunia-Nya serta anugerah kebenaran dan berkuasalah di dalam hidup sebagai para Raja mulai hari ini!

Oleh: Evan Beecham

Evan Beecham is a Pastor and Business owner, he owns an Insurance and Financial Planning Service, for the last 20 years, and has been in various aspects of ministry for 31 years.

sumber: http://globalgracenews.org

gambar: loyalkng.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s