Aman Dalam Lindungan Tuhan

“Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar? Ketika penjahat-penjahat menyerang aku untuk memakan dagingku, yakni semua lawanku dan musuhku, mereka sendirilah yang tergelincir dan jatuh. Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itupun aku tetap percaya. Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya. Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu. Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN. Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku! Hatiku mengikuti firman-Mu: “Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN. Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku! Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku. Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, dan tuntunlah aku di jalan yang rata oleh sebab seteruku. Janganlah menyerahkan aku kepada nafsu lawanku, sebab telah bangkit menyerang aku saksi-saksi dusta, dan orang-orang yang bernafaskan kelaliman. Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah TUHAN!Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!” (Maz 27:1-14)

Pertumbuhan iman orang percaya didapat dari pengenalan yang baik dan benar akan Firman Tuhan. Namun pertumbuhan iman yang kuat didapat dari pengenalan yang teguh dan berakar dan dihidup setiap hari. Pengenalan kita terhadap kebenaran akan membentuk cara pandang kita untuk melihat dan merespon keadaan baik didalam maupun diluar tubuh kita. Banyak issu atau berita-berita yang meruak tentang keadaan dunia yang semakin tidak baik, tindak kejahatan yang semakin meningkat, ramalan-ramalan akhir zaman yang menuju kepada kesudahannya, hal ini dapat membuat iman orang percaya menjadi goyah karena melihat dengan kacamata jasmani. Orang yang berakar dalam iman yang teguh tidak akan goyah karena ia mampu melihat dengan kacamata rohani dan dengan iman yang didasarkan pada kebenaran Firman Tuhan. Jangan pernah takut dan khawatir dengan kabar dunia ini, kita percaya bahwa Allah adalah kota benteng dan perlindungan kita.

Prinsip Aman Dalam Perlindungan Tuhan :

  1. Yang Tuhan Mau (Bayar Harga)

Untuk mendapatkan suatu hasil yang baik maka kita harus mau membayar harganya, yaitu mau bekerja keras dan melakukan suatu tindakan. Berdoa saja tidak cukup karena Tuhan ingin melihat usaha kita untuk mendapatkan berkat yang melimpah. Tuhan sudah sediakan, kita tinggal bergerak untuk mengambilnya.

  1. Yang Tuhan Tidak Mau

Tanpa disadari, Tuhan kadang bekerja tanpa sepengetahuan kita, untuk menghalau banyak perkara dalam hidup kita, yang walaupun kadang kita merasa Tuhan tidak adil untuk memberikan sesuatu bagi kita. Jalan Tuhan seringkali tidak terselami oleh pikiran kita, tapi Tuhan tahu yang terbaik untuk hidup kita.

  1. Yang Tuhan Izinkan Terjadi

Peristiwa-peristiwa bukan Tuhan yang mau tapi seizin Tuhan. Tuhan mengizinkan hal yang tidak baik terjadi karena orang percaya tidak kebal akan dosa. Adam dan Hawa berdosa bukan karena Tuhan tapi karena keinginannya sendiri. Pengalaman hidup dalam Tuhan akan membuat kita semakin ingin mengenal Tuhan lebih lagi karena melalui penderitaan dan kesusahan, kita dapat merasakan kebaikan, pengampunan, pemeliharaan dan perlindungan Tuhan.

Banyak hal yang tidak baik terjadi didunia ini. Namun Allah mengaruniakan kita iman untuk percaya kepada Tuhan bahawa Ia adalah kota benteng dan perlindungan. Tetap percaya bahwa segala sesuatu yang Tuhan mau atau izinkan dalam hidup kita adalah yang terbaik dan mendatangkan kebaikan bagi kita. Amin…

“TUHAN YESUS MEMBERKATI”
Khotbah oleh:
   Pdt. Anthony Chang, M. Th
   10 Februari 2013 – Pk. 16.30 WIB
gambar artikel: gbidaanmogot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s